This is my day……can’t wait for the day…:)

NB:  klo pake googlemaps ternyata nama jalannya zainal jakse..:D

Ada yang bilang  jodoh itu di tangan tuhan dan teka teki jodoh itu pasti akan terjawab pada saat yang tepat. Smoga inilah saat yang tepat bertemu dengan seseorang yang boleh dibilang dari masa lalu yaitu sejak SMA dan kuliah tetapi tidak saling mengenal. Mungkin kedengarannya aneh tapi itulah kenyataannya…ternyata mengenal seseorang itu bener2 suatu anugerah jadi haruslah bersyukur tiap kali mengenal seorang teman. Apalagi mengenal seseorang yang berharap adalah di adalah jodoh kita. Tetapi tetap saja…jawaban sepenuhnya hanya Allah yang mengetahuinya dan tidak boleh sok tau bilang dia jodohku. Setidaknya berharap saat ini dia adalah my Mr. Right…:).

me and him..:)

Postingan untuk mengenang kembali masa-masa transisi beralihnya kehidupan seiring beralihnya pekerjaan beberapa bulan lalu.Selain pekerjaan baru tentu saja diiringi dengan tempat kerja baru dan tentu saja bertemu dengan orang-orang baru. Meski tidak semuanya orang baru yang harus kutemuin tp setidaknya harus menghadapi orang2 baru didepan kelas….yups mereka adalah mahasiswaku.  Beralihnya profesi dari programmer menjadi seorang pengajar …hihi lebih banyak perbedaan daripada persamaannya. Programmer yang boleh dibilang lebih banyak bekerja di depan komputer (autis mode ON) dan sekarang harus bekerja dengan berhadapan dengan orang banyak (atraktif mode ON..:)) ). Wewww…perbedaan yg significant banget…Modal suara yang pas2an mewajibkan agak teriak2 juga di depan kelas  biar smua bisa dengar penjelasanku….Ehm kali ini bakalan kutunjukin perbedaan mendasar dari tempat kerjaku🙂

kubikel kesayangan di tempat kerja dulu..:)

ruang kelas tempat cuap2..:)

base point tempat starting point untuk cuap2..halahhh...

Halte sementara menuggu jadwal kerja..:)

 Jadi bisa diambil kesimpulan tempat kerja yang mengharuskan nomaden terus tak kenal waktu lebih baik untuk menghindari penumpukan lemak di perut. Hihihi…..life is beatiful ..semuanya pasti punya makna sendiri-sendiri ketika harus dijalani dengan perasaan tulus dan ikhlas..halahhh.Begitupun pekerjaan, meskipun berbeda jauh tetapi tujuannya tetep satu yaitu mencari sesuap nasi..wkwkwk.Sekian postingan ngaco kali ini……next time bakalan disambung lagi..:D

Lagi-lagi postingan dengan alur flashback. Berhubung emang dah lama banget ga ngurusin blog lagi, jd mencoba mengingat kejadian yang dah berlalu untuk ditulis.

True friendship  is like sound health; the value of it is seldom known until it be  lost.
– Charles Caleb Colton –

Kali ini mengingat kembali mengenai arti dari sebuah persahabatan. Hari-hari terakhir di bali mendapat banyak bantuan dari teman2 terbaikku untuk melakukan hal2 yang belum pernah aku lakuin sebelumnya. Khususnya mengunjungi tempat2 di bali yang belum pernah kukunjungin…:D Jadi bisa dipastikan tak  ada waktu yang kusia2kan di hari terakhirku disana. Hingga tiba saat  farewell party  yang  begitu mengharukan tiba….tak kusangka tak kukira …. merasa di sayangi temen2 ku rasanya seneng skaligus sedih karena harus berpisah. Doa dan harapan yang mereka tuliskan di kertas malam itu masih tersimpan rapi menjadi salah satu benda kenangan yang sangat berharga untukku…T_T. Tak lupa  juga benda2 kenangan lain yg diberikan padaku hari itu. Bahkan sampe ada yg sengaja paketin barang ke rumah sgala. Wew…I’m glad to have bestfriends like all of you…..:). Ni foto benda2 kenangan dari temen2 terbaikku.

Kertas berisi harapan dan doa. Hehe..isinya gak usah dipublish deh..:D

Baju batik yg imut seperti yg pake..:))

My lovely doraemon..:)

Big blue whale or big blue welly yak??

Kero-keropi..ato kero-kerondry yak??

The sea pronounces something, over and over, in a hoarse whisper; I cannot quite make it out.  ~Annie Dillard

Side effect pernah hidup di bali mulai kerasa. Ketika harus kembali ke my lovely hometown yg boleh dibilang lebih banyak wisata gunung daripada lautnya, hal ini bisa dilihat dari letak malang yg  terletak pada ketinggian antara 440 – 667 meter diatas permukaan air laut. 112,06° – 112,07° Bujur Timur dan 7,06° – 8,02° Lintang Selatan dan dikelilingi gunung kawi, kelud, arjuno dan semeru ( hehe…baru tau jg neh). Intinya terletak deket daerah pegunungan jd nyari pantai juga jauh😦.

Mengingat kembali pantai-pantai dan moment dibali yang dah pernah dikunjungin:

  • Kuta: dengan jarak tempuh kurang lebih 20 mnt berjalan kaki dari kosan, menjadikan pantai ini yang paling sering dikunjungin😀. Rutinitas sabtu pagi dengan joging ato maen voli (meski lbh srg liet doank..:D), makan ice cream ato cmn sekedar jalan ga jelas sepanjang pantai untuk melakukan inspeksi mendadak.

Kuta

  • Dreamland : perjalanan dengan Q3 dan hasilnya di foto di heading nih blog
Dreamland

Dreamland

  • Sanur : dgn accident sepeda motor bro yg sempet nabrak dan ga tau meski ngapain di sanur…
  • Balangan : liburan with my lovely sista
Balangan

Balangan

  • Geger : insiden belajar berenangnya hapeku di pantai gara2 di jeburin. Untung  msh sehat2 aja tuh  hape mpe skrg meski sempet masuk rumah sakit😀

Geger

  • Nusa dua : Last days di bali
nusa dua

nusa dua

  • Blue point : sunset diatas karang…kerennn

Blue point

  • Padang-padang : cmn ngelewati ni pantai dan lihat dari atas doank

Padang-padang

  • Jimbaran :  piknik di tepi pantai sambil menikmati sunset
  • Tanah Lot : q3 trip dan liburan with my sista
Tanah Lot

Tanah Lot

  • Amed : snorkeling pertamaku dan saat ini belum ada  yg kedua😦
  • Uluwatu : insiden sepatu dan kacamata dengan monyet nakal.
  • Nyang-nyang : capek nurunin anak tangga yg berjumla skitar 500 an .
Nyang-nyang

Nyang-nyang

 

Postingan pertamaku lg setelah dengan setengah sadar menghapus semua postinganku sebelumnya😀. Kali ini jd pgn bahas asal muasal Farewell letter pertama yg kutulis..menandai akhir kehidupanku di Bali. Tepatnya 16 September 2009  jam 16.00…dengan berlinang air mata, berjuta perasaan dan pelukan hangat dari temen2 terbaikku *lebay mode ON*. Inilah hasil dari copy paste sana sini dari folder khusus bernama “FAREWELL” yang sengaja dipersiapkan khusus menyambut datangnya si “Last Day”.

Dear All,
 
Today is my last day in Mitrais. It’s never been an easy decision. There are so many lessons, knowledge, experiences I’ve gained during my time here which I have never had from other places
I’d like to take this opportunity to express my sincere appreciation to you all.
I would like to say thank you to:
 
·         Pak David Magson, Bu Wiwie Harris, Pak Djati, and all EXEC and MGT for the supports, opportunities and trust that you have given me.
·         My Managers Pak Mone, Pak Agus.
·         My managers and team lead in MMS – Pak Bayuna and Pak Made for the opportunities, supports and guidance that have been given to me.
·         My colleagues during in MMS team – Mas Bagus, Mas Sulthon, Mas Rajendra, Mas Adi, Mas Wiyanto, Cahyo, Purwo, Irfan, Mbak Irma, Akbar, Noven, Mayo, Henri, Tommy, Muslim. It’s really an honor to be a part of MMS team. ·         My ELTP teachers – Miss Shinta, Mr. Steven, Mr. Facsi, and all my classmates in English class. The English class was very fun… I really enjoyed it.
·         My best friends – Yuan, Astri, Indra, Arif, Dewi, Welly, Rifki, Diyon, Ikhwan, Rinto, Erwin, Jefri, Haritian, Ira, Deni, Dedi, Frandi, Aneker, Bu atin for truly unforgettable happy memories and togetherness.
·         Karang Tenget 14 People Lilis, Lepong, Abi, Ridlo, Yoan

·          Q3 and Q2 2008 – Jeng Feb, Mas Andri, Bayu, Koko, Eben, Adi, Remon, Mas Bong, Mas Erik, Susanto, Santus, Bayudita, Antasena, Andi, Fajar, Anggia, Meriska, Yendi for all the wonderful experience that we shared together.
·         Support Admin, Accounting, ITS, Human Resources and Finance Departments, OB staffs and others for all your help and support. I’m sorry for all the trouble that I might have made.
·         Mitrais Muslim Community – Mas Hasan, Mas Tomi, Alfi, Albert for all the amazing religious events.
And thank to you all whose names I cannot mention your name one by one ^_^
 
Please accept my apologies for any mistakes and inconveniences that I might have made, certainly it was not my intention.
 
 
I wish all the best for you and Mitrais. Take care and best wishes for the future.

Begitulah kira-kira Farewell Letter bersejarahku. Meski yang terkirim sepertinya beda dengan ini,coz setelah diupdate lupa nyimpen..:D.

Akhir satu kehidupan adalah awal dari kehidupan lainnya….:)

 

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.